• Breaking News

    Minggu, 23 April 2017

    Sejumlah Mahasiswa dan Ponpes Ikuti Lomba Hadroh

    Salah satu vokalis grup hadroh sedang melantunkan shalawat burdah dalam lomba hadroh yang digelar oleh Panitia Milad PKS ke19, Minggu (23/4) di kantor DPD PKS Kota Salatiga.
    Salatiga, pkssalatiga.id-Sebanyak lima grup dari Mahasiswa dan Pondok Pesantren (Ponpes) mengikuti lomba hadroh, Minggu (23/4) di Kantor PKS Salatiga Jalan Soekarno-Hatta Jagalan Argomulyo. Lomba hadroh diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Milad PKS yang ke-19 pada tahun 2017 ini.
    Muh. Haris, pengurus DPP PKS Wilda Jatijaya yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan bahwa hadroh diselenggarakan dengan tujuan untuk melestarikan kesenian islami yang ada di masyarakat. Kesenian hadroh merupakan salah satu bentuk akulturasi kesenian islami yang telah lama ada di masyarakat.
    “Kesenian hadroh merupakan bentuk kesenian islami yang harus dilestarikan. Banyak sekali grup-grup hadroh yang masih eksis di pondok pesantren maupun majelis taklim yang tersebar di Kota Salatiga. Selain sebagai hiburan, kesenian hadroh ini juga sebagai syiar dan media dakwah islam,” kata Muh. Haris.
    Lomba hadroh ini berlangsung meriah. Para peserta yang terdiri dari 10 sampai 15 pemain setiap kelompoknya mengikuti lomba dengan sangat antusias. Setiap peserta menampilkan kemampuan terbaiknya dengan melantunkan lagu wajib shalawat burdah dan satu lagu pilihan. Para penonton yang terdiri dari struktur pengurus PKS hingga ranting dan masyarakat juga merasa sangat terhibur dengan lomba tersebut.
    Para juara berpose bersama Latif Nahari (ketua DPD PKS Kota Salatiga) dan Muh. Haris (DPP PKS) seusai menerima trophy kejuaraan dan uang pembinaan di atas panggung.
    Seluruh peserta yang tampil mendapat juara dan uang pembinaan dari panitia Milad PKS. Untuk juara I, II, dan III juga mendapatkan trophy persembahan dari Fraksi PKS DPRD Kota Salatiga.

    Selain lomba hadroh juga digelar lomba menghias tumpeng PKS dan lomba mewarnai. Lomba menghias tumpeng diikuti oleh 23 pengurus perempuan perwakilan dari PKS ranting di setiap kelurahan. Sedangkan lomba mewarnai diikuti oleh ratusan anak-anak PAUD dan SD kelas satu.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar